‘Serangan Fajar’ Tgl 9 April 2009

Siapa bilang Pemilu Legislatif (pileg) tanggal 9 April kemarin dibilang sukses? Ini semua permainan dari incumbent yang menyoba membuat rezim baru di era demokrasi yang tengah kita jajaki. Penodaan dan penistaan demokrasi pun tidak tanggung-tanggung dilakukan oleh rezim yang konon baru berkuasa pada saat baru lahir.

Seolah-olah perasaan bangga itu terluapkan ketika dengan ‘show’-nya SBY mengucapkan terima kasih di televisi dan koran-koran. SBY tak ubahnya seorang yang tak ingin tahu apa yang terjadi di bawah. Terlebih para calon legislatornya bisa dibilang lebih dari 50 persen melakukan money politics atau ‘serangan fajar’. Jadi, ini drama atau sandiwara apa lagi?

Apa iya, seperti ini demokrasi yang kita harapkan? Terlebih salah seorang petinggi di dewan pimpinan daerah Ibukota Jakarta salah satu partai besar (PDIP)—pun ketika melakukan kampanye dan menghadapi pemilihan tidak sama sekali mengggunakan serangan fajar seperti yang dilakukan oleh caleg dari Partai Demokrat.

Masyarakat Indonesia yang baik, awas jangan mudah termakan janji apalagi saat berjanji mengimingi uang seperak-dua perak.

Tidak ada komentar: